Showing posts with label ngampus. Show all posts
Showing posts with label ngampus. Show all posts

Sunday, March 22, 2015

Elektro Blog / Web Competition 2015

Kompetisi ini diselenggarakan untuk mengapresiasi mahasiswa Teknik Elektro yang mempunyai Blog/Web. Diharapkan dengan adanya perlombaan ini, mahasiswa Teknik Elektro dapat mengembangkan Blog/web yang dimiliki untuk berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi.

ORIGINAL
Blog/Web yang disubmit adalah milik mahasiswa Teknik Elektro sendiri (Bukan merupakan blog/web orang lain). Dengan dibuktikan dengan Akses Panel BLOG/WEB

CONTENT
Content yang ada didalamnya tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Blog/Web yang disubmit minimal memiliki 2 artikel tentang teknologi

TIME
Submit BLOG/WEB dimulai tanggal 15 – 31 Maret 2015 pada laman www.himprote.org/blog dengan menyertakan informasi mahasiswa terkait.

PENGUMUMAN
Pengumuman akan dilaksanakan pada tanggal 1 April 2015 bertepatan dengan DIES NATALIS FAKULTAS TEKNIK UNNES 2015 di STAND HIMPRO Teknik Elektro

JUARA KATEGORI BLOG : Domain dan Hosting 1 Tahun, Sertifikat & Uang Pembinaan
JUARA KATEGORI WEB  : Perpanjangan Domain dan Hosting 1 Tahun, Sertifikat & Uang Pembinaan

Submit on : www.himprote.org/blog

Monday, June 16, 2014

Penggolongan UKT di Unnes Bertambah

Penggo­longan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa baru di Universitas Negeri Semarang (Unnes) Tahun Akademik 2014­2015 bertambah.

”Kalau tahun lalu Unnes menetapkan lima golongan UKT, tahun ini ada penambahan  menjadi tujuh golongan. Namun pada prinsipnya sama dengan tahun lalu. Golongan pertama Rp 500.000, golongan kedua Rp 1 juta. Lalu golongan ketiga sampai ketujuh bervarisi sesuai dengan program studi,” terang Pembantu Rektor II Unnes Wahyono, kemarin.

Tahun lalu, UKT maksimal di Unnes pada golongan kelima adalah Rp 5 juta. Tahun ini UKT maksimal pada golongan ketujuh diperkirakan lebih dari Rp 6 juta. ”Nanti kalau sudah di­tetap­kan, akan diumumkan,” lanjut Wah­yono.

Menurutnya, pertambahan rentang UKT dimaksudkan agar subsidi silang lebih efektif. Perubahan UKT itu tidak akan berpengaruh pada mahasiswa dari golongan kurang mampu. Latar belakang ekonomi mahasiswa menjadi dasar penentuan UKT.

”Mahasiswa yang mampu tentu harus masuk UKT golongan keenam atau ketujuh. Yang kurang mampu bisa masuk golongan pertama atau kedua,” ujar Wahyono.

Mahasiswa yang tidak mampu dijaring dalam program beasiswa Bidikmisi, dedangkan UKT go­longan ketiga, keempat, dan kelima untuk golongan menengah.

Pengalihan Golongan
Ini tahun kedua Unnes meng­anut sistem UKT. Menurut Wahyono, dengan penerapan UKT tahun lalu, kampus meng­alami penurunan pendapatan. Namun tahun ini, jika menemukan ketidaksesuaian golongan UKT dengan kemampuan mahasiswa, akan dialihkan golongannya.

Kebijakan UKT ditetapkan Kementerian Pendidikan de­ngan tujuan meringankan beban mahasiswa dalam membayar biaya kuliah tiap semester.

Mahasiswa tidak perlu membayar SPI atau biaya lain seperti KKL, PPL, KKN, dan praktik. Sebab, sudah dirang­kum dalam UKT yang dibayar tiap semester.

UKT berasal dari biaya kuliah tunggal (seluruh beban biaya pendidikan mahasiswa per tahun akademik) dikurangi biaya operasional perguruan tinggi negeri (BOPTN) yang berasal dari pemerintah. Tahun ini, Unnes mendapat BOPTN Rp 27 miliar.

Unnes menggunakan konsep UKT dengan membayar sesuai dengan kemampuan dan besar­an nilai yang sama untuk semua jalur penerimaan. Untuk penggolongan UKT, Unnes akan menilai dari angket daftar ulang yang dilaku­kan mahasiswa.

Sumber : suaramerdeka.com

Mahasiswa Unnes Dorong Desa Jarum Jadi Ikon Batik Alam

Klaten – Empat mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M) mendapat dukungan dari Direktorat Perguruan Tinggi (Dikti) untuk mengampanyekan Desa Jarum, Bayat menjadi “ikon batik alam” di Indonesia lewat Festival Batik Alam Ramah Lingkungan.

Bagi tim PKM-M Unnes yang beranggotakan, Guruh Tri Utomo jurusan Bahasa Jawa, Doni Pratama jurusan Manajemen, Laily Nur Iffah Sari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, dan Marselina Herdra Jatiningsih jurusan Pendidikan Administrasi Perkantoran, yang semuanya berasal dari Klaten, merasa sentra batik tulis di Desa Jarum, Bayat, berbeda dengan daerah lain.

“Batik tulis Jarum memiliki keunikan tersendiri. Proses pembuatannya, terutama motif dan bahan pewarna batik, berasal dari unsur alam. Misalnya, untuk warna hijau diambil dari daun pandan,” kata Guruh Tri Utomo (20), ketua panitia sekaligus ketua tim PKM-M Unnes.

Guruh menambahkan, melalui Festival Batik Alam, ternyata Desa Jarum memiliki paket wisata komplit. “Mulai dari batik kayu, layah watu, kesenian kuda lumping, dan berbagai sanggar seni tari, yang merupakan potensi desa untuk menawarkan paket wisata komplit kepada wisatawan,” tambahnya.

Melalui festival yang bertajuk “Bersama Desa Jarum Lestarikan Batik Ramah Lingkungan,” lanjut Guruh, kami ingin “menyentil” Pemkab Klaten. “Lewat ‘sentilan’ ini otomatis pemerintah akan semakin sinergis dengan warga untuk mengusahakan Desa Jarum sebagai ikon batik alam di Indonesia,” ujar mahasiswa Unnes asal Wonorejo, Bulusan, Karangdowo ini kepada Timlo.net, Minggu (15/6), di sela-sela festival.

Sumber : timlo.net

Tuesday, January 21, 2014

Memadukan Puisi, Musik, dan Teater

Diam-diam seorang cowok cupu berambut klimis, berkemeja kotak-kotak dengan celana cingkrang lengkap dengan kacamata berbingkai tebal itu memperhatikan cewek cantik bergaya modis yang sedang duduk di taman. Malu-malu ia mendekati lalu duduk di samping cewek yang sedari tadi asyik dengan gawainya.

Mencoba memberanikan diri, si cowok terus melipir agar bisa duduk berdekatan dengan si cewek. Hmm, tapi sayangnya belum sempat sekelumit sapaan keluar dari mulut si cowok, si cewek keburu pergi meninggalkannya.

Cowok itu kesal. Bukan pada si cewek. Tapi pada dirinya sendiri yang berpenampilan cupu. Beberapa kali ia pun mencoba mengubah penampilannya jadi sosok cowok yang lebih gaul. Yap, kurang lebih kayak gitu sajian teatrikal kelompok Mas GunĂ­s Family dalam musikalisasi puisi yang mereka sajikan di Gebung B6 FBS Unnes, Minggu (19/1).

Dalam puisi bertajuk ''Sajak Kecil tentang Cinta'' karya Sapardi Djoko Damono, si pembaca puisi Aifa Hasanah (20) tampil dengan ekspresi menawan menyampaikan pesan kecil tentang cinta bahwa untuk mencintai seseorang, kamu nggak harus menjadi siapa pun, tapi tetaplah menjadi kamu yang sesungguhnya.

Yup, ''mencintaimu harus menjelma aku'' seperti baris akhir puisi yang dibawakan mahasiswa semester tiga Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unnes itu. Sebanyak 29 kelompok yang nggak lain adalah mahasiswa semester tiga Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unnes menampilkan musikalisasi puisi dalam acara bertajuk ''Gelar Karya Musikalisasi Puisi 2014.''

Di acara yang digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (18-19/1), tiap kelompok menyajikan karya musikalisasi puisi dengan model pengemasan yang beragam.

Ekspresi Lisan Sastra

Ada yang menggubah puisi menjadi sebuah lagu dan ada pula yang mengombinasikan dengan musik bahkan penampilan teatrikal yang apik. Salah seorang penonton Evi Yuliana (20) yang takzim menyimak pertunjukan tersebut memberi komentar. ''Menarik, nggak monoton membaca puisi aja. Pastinya, aku jadi nggak kesulitan mencerna isi puisi.

Soalnya ada beberapa yang menggambarkan penafsiran puisinya lewat teatrikal. Penampilan mereka kreatif dan cakep deh,'' tutur cewek yang mbela-belain datang menyaksikan pementasan meski hari hujan. Nah, dalam musikalisasi puisi tersebut para penampil diuji kemampuannya dalam menyampaikan pesan puisi dengan baik, entah lewat musik atau seni teatrikalnya.

Pemilihan musik yang senada alias klop dengan puisi yang dibawakan serta kualitas dan kekuatan vokal personal dalam bernyanyi ataupun membaca puisi juga tak luput jadi pertimbangan penilaian sebagai tugas akhir mata kuliah Ekspresi Lisan Sastra. ''Nggak gampang rupanya.

Selain harus fokus dengan penampilan panggung baik gerak tubuh dan mimik wajah, kekuatan vokal atau suara juga penting. Karena nggak terbiasa dengan penampilan panggung, lebih-lebih kudu menyanyi, aku sempat merasa kesulitan,'' ungkap Tirza Andina Theoriska (19), seorang peserta yang menyanyikan syair puisi karya Sapardi Djoko Damono berjudul ''Yang Fana Adalah Waktu.''

Dari aksi panggung musikalisasi puisi itu, Hestri Arfi P(19) menuturkan bahwa ia mendapat pengalaman berbeda dalam mempelajari bahasa, terutama sastra Indonesia.

Yap, benar banget, nggak berhenti pada aktivitas membaca, tapi ada tantangan lain saat mereka dituntut untuk menghasilkan karya dari aplikasi ilmu kebahasaan yang telah mereka peroleh dari membaca.

Sumber : SuaraMerdeka.com, Oleh Ike Purwaningsih

Saturday, January 18, 2014

Jadwal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)

Tahapan pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 akan dimulai 6 januari 2014. Tahapan ini berupa pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh kepala sekolah.

“SNMPTN merupakan seleksi yang didasarkan pada prestasi akademik siswa kelas terakhir pada SMA/MA/SMK yang mengikuti Ujian Nasional pada tahun 2013 atau 2014 dengan menggunakan rapor dan prestasi-prestasi lainnya sebagaimana yang tercantum dalam PDSS,” ungkap Pembantu Rektor Bidang Akademik (PR I) Universitas Negeri Semarang (Unnes) Dr Agus Wahyudin, Senin (30/12).

Menurut PR I, pengisian PDDS dibuka di laman http://pdss.snmptn.ac.id hingga 8 Februari 2014 dan selanjutnya pengisian secara berkala setiap semester ini wajib dilakukan. “Jika tidak, siswa di sekolah yang bersangkutan tidak memiliki hak untuk mengikuti SNMPTN. Ini tahapan yang menentukan proses selanjutnya,” tandasnya seraya mengingatkan kepala sekolah agar menjunjung tinggi prinsip kejujuran.

Lebih lanjut dikemukakan, pendaftaran SNMPTN di laman http://snmptn.ac.id baru akan dibuka 3 Februari – 8 Maret 2014. Selanjutnya proses seleksi 9 Maret – 26 Mei 2014 dan pengumuman hasil seleksi 27 Mei 2014. Adapun pendaftaran ulang bagi yang lulus seleksi 17 Juni 2014.

Untuk mendownload:

  1. Informasi awal SNMPTN 2014 silahkan klik di sini
  2. Materi Sosialisasi pengisian PDSS silahkan klik di sini
  3. Materi Sosialisasi SNMPTN 2014 silahkan klik di sini
  4. 10 Alasan Memilih Unnes silahkan klik di sini
Sumber : unnes.ac.id

Global Game Jam (GGJ) 2014, di Unnes

Unit Kegiatan Mahasiswa Rekayasa Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Universitas Negeri Semarang (UKM Riptek Unnes) akan menjadi tuan rumah Global Game Jam (GGJ) pada tanggal 24-26 Januari 2014.

GGJ merupakan adalah sebuah event dimana beberapa orang berkumpul untuk membuat satu/lebih game dalam waktu yang relatif singkat (biasanya sekitar 1- 2 hari). Inti dari game jam sendiri adalah bagaimana mewujudkan ide dalam waktu yang relatif singkat. Dari sini harus kita cari ide yang benar-benar unik dan bisa diwujudkan secara cepat.

GGJ yang sebelumnya telah dilaksanakan di tujuh kota besar (Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Bandung, dam Depok) ini terbuka untuk game developer sedunia. Sama seperti penyelenggaraan di kota-kota lainnya, GGJ Semarang ini juga diselenggarakan selama 48 jam penuh, mulai hari Jumat 24 Januari 2014 pukul 15.00 hingga hari Minggu, 26 Januari 2014 pukul 18.00 yang akan datang.

Siapapun yang berada di kota Semarang dan sekitarnya bisa mengikuti Global Game Jam Semarang ini, baik yang sudah profesional, amatir, newbie, senior, laki-laki, maupun perempuan, yang penting ingin ikut terlibat dalam kegiatan game jam selama dua hari penuh ini. Peserta diutamakan perseorangan, karena nantinya pembentukan tim akan dilakukan di tempat penyelenggaraan acara. Untuk fasilitas yang disediakan, panitia hanya menyediakan tempat saja, jadi peserta harus membawa alat masing-masing untuk mengembangkan game, seperti laptop dan tablet. Pihak panitia juga menyediakan Wi Fi di lokasi, namun direkomendasikan juga untuk membawa modem untuk berjaga-jaga.

Untuk info lebih lanjut silahkan lihat di laman www.gamedevsmg.com

Sumber artiketl dan gambar : unnes.ac.id

Monday, January 13, 2014

Yuk Rebut 6.430 Kursi Maba di Unnes!


SeputarUnnes.Com - Tahun ini, Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyediakan 6.340 kursi bagi mahasiswa baru (maba). Kursi tersebut dapat diperebutkan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri.

Demikian disampaikan Rektor Unnes Fathur Rokhman terkait munculnya sejumlah pertanyaan tentang skema penerimaan mahasiswa baru. Sebab sebelumnya sempat mengemuka wacana penerimaan mahasiswa baru hanya lewat jalur non-tes, yakni melalui SNMPTN.

"Berdasarkan Pasal 73 Undang-Undang Nomor 12 /2012 tentang Perguruan Tinggi, penerimaan mahasiswa baru PTN untuk setiap program studi dapat dilakukan melalui pola penerimaan mahasiswa secara nasional atau bentuk lain. Dari situ kemudian diturunkan ketentuan, skema penerimaan mahasiswa baru secara nasional, yakni SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi mandiri," ujar Fathur, seperti dikutip dari laman Unnes, Senin (13/1/2014).

Skema ini, lanjut Prof. Fathur, tidak berbeda dari yang berlaku pada tahun sebelumnya. Setiap PTN tetap harus menyediakan 50 persen kuota daya tampungnya melalui SNMPTN yang didasarkan pada nilai rapor, hasil Ujian Nasional (UN) dan prestasi lainnya.

"Adapun SBMPTN didasarkan pada tes tertulis atau keterampilan, sedangkan seleksi mandiri didasarkan pada mekanisme yang ditetapkan oleh PTN masing-masing," jelasnya.

Berdasarkan persentase tersebut, jatah mahasiswa baru yang diterima lewat SNMPTN Unnes sebanyak 3.338 kursi atau 55 persen dari kuota keseluruhan. Sisanya, 2.199 kursi  atau sebesar 35 persen melalui SBMPTN dan 693 orang (10 persen) lewat seleksi mandiri.

Mahasiswa sebanyak itu akan diterima di 71 program studi yang tersebar di delapan fakultas. Dengan jumlah mahasiswa jurusan kependidikan lebih banyak dibanding dengan non-kependidikan.

"Maklumlah, Unnes merupakan lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) yang dulu bernama IKIP Semarang. Namun dari tahun ke tahun, peminat pada program studi nonkependidikan juga meningkat seiring dengan bertambahnya daya tampung,"tutur Fathur.

Mengenai biaya, Fathur mengungkap, pada SNMPTN semua pendaftar dibebaskan dari segala biaya. Berbeda dari SNMPTN, pada SBMPTN nanti peserta dikenai biaya.

"Meski untuk tahun ini biaya SBMPTN bakal lebih murah karena adanya subsidi dari pemerintah pusat. Sedangkan seleksi mendiri, biaya pendaftaran bergantung pada ketentuan tiap-tiap perguruan tinggi," paparnya. (rfa)

Sumber : okezone.com

Wiranto, Anis Matta, dan Sutiyoso Kumpul di Semarang

SeputarUnnes.com, UNNES - Ribuan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), memadati auditorium Unnes Sekaran Gunungpati, Semarang, Senin (13/1/2014).

Mereka tengah mengikuti dialog kebangsaan bertajuk "Mencari Pemimpin Indonesia dari Kampus untuk Negeri". Kegiatan yang digelar BEM KM Unnes ini menghadirkan sejumlah tokoh politik nasional.

Makhmud Kuncahyo Presiden Mahasiswa Unnes mengatakan, mahasiswa sebagai generasi penerus menentukan masa depan bangsa.

Menurutnya sangat penting bagi mahasiswa untuk memahami kondisi politik yang terjadi saat ini.

Adapun tokoh politik yang hadir adalah Ketua Umum partai Hanura Wiranto; Presiden PKS Anis Matta; Ketua Umum PKPI Sutiyoso; Ketua Asosiasi Pemerintahan Provinsi se-Indonesia Syahrul Yasin Limpo; dan, Ketua Asosiasi Pemerintahan Kabupaten se-Indonesia Isran Noor.

Sumber : tribunnews.com

Sunday, January 12, 2014

Dialog Kebangsaan 2014 di Unnes

SeputarUnnes.com BEM KM Unnes 2013 | Kabinet Berkarya ! mengadakan Dialog Kebangsaan 2014 yang akan di laksanakan pada besok 13 Januari 2014 di Auditorium Unoversitas Negeri Semarang Unnes menghadirkan beberapa tokoh penting di Indonesia. 
Silahkan datang saja, GRATIS Kok .. :)




Tuesday, December 24, 2013

Jadwal SNMPTN 2014

Berikut kami berikan informasi jadwal pelaksanaan SNPTN 2014, klik gambar untuk lebih besar :

jadwal snmptn 2014

Saturday, December 21, 2013

Lomba Karawitan di Unnes Semarang

Sekaran, seputarunnes.com. Sebanyak 15 kelompok karawitan remaja se-Jawa Tengah unjuk kebolehan dalam Lomba Karawitan Anak dan Remaja, Minggu, 22 Desember 2013, di Gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, karawitan merupakan musik tradisi hasil budaya bangsa. “Budaya bangsa merupakan aset yang tak ternilai harganya, mari bersama kita lestarikan dan kembangkan nilai luhurnya,” ujarnya ketika membuka acara.

Kegiatan yang digagas oleh Pakumpulan Paguyuban Karawitan Jawa-Indonesia (Pakarjawi) bekerja sama dengan Unnes itu berhasil menjaring peserta dari sekitar Surakarta, Purworejo, Kebumen, Banyumas, Rembang, Kudus, Purwodadi, dan Semarang.

Ketua Pakarjawi, Sutikno, mengatakan, lomba ini selain sebagai upaya regenerasi, juga sebagai usaha mengembangkan seni dan budaya tradisi. “Kami berupaya mendekatkan kesenian agar makin digemari para remaja masa kini,” ujarnya.

Materi wajib yang harus dibawakan oleh peserta yaitu Ketawang Subokastawa Slendro Sanga. Sedangkan materi pilihan adalah karya baru ciptaan Widodo, M.Sn. dosen karawitan di Unnes, yaitu Nonton Wayang Slendro Sanga, Tari Bali Pelog Nem, dan Ijo Royo-royo Pelog Barang.

Aspek yang akan dinilai meliputi leres, yaitu benarnya pola permainan, rempeg (kekompakan), dan laras (keselarasan memainkan gamelan). Sutikno mengatakan, remaja sekarang makin asing dengan nada gamelan Jawa, yaitu slendro dan pelog. Hingga berita ini diturunkan, lomba masih berlangsung.

Sumber : unnes.ac.id

Dengan Si Bima, Bimbingan Mahasiswa Bisa dari Rumah

Sekaran, seputarunnes.com - Badan Penjaminan Mutu (BPM) Unnes meluncurkan sistem baru guna meningkatkan pelayanan mutu Universitas Negeri Semarang (Unnes), khususnya kemudahan mahasiswa melakukan bimbingan dengan dosen wali. Sistem baru yang diluncurkan itu diberi nama Sistem Informasi Bimbingan Mahasiswa (Sibima).

Sistem online ini  akan diberlakukan mulai semester genap 2013/2014 dan diperuntukkan seluruh mahasiswa Unnes. Selain itu BPM Unnes juga meluncurkan Sistem Informasi Audit Mutu Internal (Siami), kick off implementasi ISO LP3, PPs, BAPK dan Badan Konservasi, Rabu (18/12) di Ruang Senat rektorat kampus Sekaran.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, saat peluncuran mengatakan, kick off dalam bahasa olahraga berarti menendang bola, siap dimainkan, kalau mau naik kendaraan menghidupkan mesin, selanjutnya apakah mampu menjalankan atau tidak.

Ia menyampaikan, Sibima dan Siami diluncurkan demi meningkatkan budaya mutu di Unnes, silahkan dijalankan dengan baik. Menurutnya, sebagus apa pun sistem, akan sangat tergantung pada sumber daya manusia.

Kegiatan yang digagas badan penjaminan mutu ini, diawali dengan peluncuran sistem baru, kick off implementasi ISO serta sosialisasi sistem baru tersebut.

Sumber : suaramerdeka.com

Mahasiswa Asing Unnes Tertarik Main Gamelan, Kamu?

SEMARANG, seputarunnes.com - Alun tetabuhan gamelan Jawa sayup mengalun dari lapangan B1 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, Kamis (19/12) pagi. Berturut-turut, gending yang dimainkan adalah Kebo Giro, Gugur Gunung, dan Suwe Ora Jamu.

Gamelan tidak sedang dipentaskan mahasiswa yang berasal dari fakultas itu, namun mahasiswa asing Program Darmasiswa. Di Unnes, selain belajar bahasa Indonesia, mereka belajar seni dan budaya. Selama hampir satu semester ini, karawitan Jawa adalah salah satu mata kuliah yang mereka dapat.

Angela Arunarsirakul, mahasiswa asal Amerika menyatakan, setelah mengenal gamelan dirinya semakin senang memainkannya. "Saya senang main gamelan bersama teman-teman," katanya.

Dalam memainkan gamelan, dia memegang instrumen bonang barung. Sedangkan Asuka Tachizaki, mahasiswa asal Jepang, mengaku harus belajar lebih lama supaya bisa memainkan gamelan dengan terampil. "Sangat sulit, dan saya harus banyak belajar lagi," katanya.

Asuka memainkan bonang penerus. Selain mereka berdua, delapan mahasiswa asing lainnya memainkan demung, saron, kenong, dan gong. Pementasan oleh mahasiswa Darmasiswa merupakan bagian dari "Gebyar Jawa".

Rangkaian acara "Gebyar Jawa" diawali dengan wisuda pawiyatan panatacara Kridhamadu (11/12), Festival Ketoprak Mahasiswa (16-17/12), dan akan diakhiri dengan Festival Drama Berbahasa Jawa Tingkat SMA/SMK, Januari 2014.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, Yusro Edy Nugroho mengatakan, ditampilkannya mahasiswa Darmasiswa merupakan bagian dari upaya memotivasi para dosen dan karyawan supaya ikut belajar. "Ke depan, kami berharap Bapak dan Ibu dosen di FBS Unnes bisa terjadwalkan untuk bermain gamelan bersama-sama," ujarnya.

Pembantu Dekan II FBS Unnes Dr Abdurracman Faridi MPd mengatakan, visi konservasi harus diaplikasikan secara lebih luas. "Mahasiswa Darmasiswa merupakan kader konservasi budaya yang banyak berperan dalam program konservasi budaya di Unnes," katanya.
( Anggun Puspita / CN31 / SMNetwork )

Sumber : Suaramerdeka.com

Monday, December 9, 2013

Tanggal Lahir Prof Fathur Rokhman, sama dengan Tanggal Lahir Sang Istri

SeputarUnnes.Com, Pertama mau masuk ke gedung rektorat serasa ragu, Banyak sekali staf dan pegawai unnes berikut mahasiswa, rasa penasaran semakin tinggi, dan akhirnya pun ikut ngimbrung juga.
 
Setelah mendengar sepatah kata dari Prof Dr Fathur Rokhman, ternyata pada hari ini adalah hari ulang tahun nya. “Selasa hari ini tanggal 10 Desember 2013 tepat hari kelahiran saya sama dengan tanggal kelahiran istri tercinta yakni Barokah Isdaryati,” kata Prof Dr Fathur Rokhman, ungkap Rektor Unnes Tersebut.

Memang kalau sudah Jodoh bisa bertemu dimana saja dan dengan siapa saja, dan hal Tersebut sudah menjadi rahasia Tuhan. Siapa yang akan mengetahui jika pada hari yang sama, lahir pula jodoh kita, sama halnya dengan Prof Dr Fathur Rokhman, yang hari ini mengadakan tasyakuran di gedung rektorat universitas negeri semarang.

"Selamat Ulang Tahun Pak", dan mudah-mudahan semester ini saya bisa bersalaman kembali di acara upacara wisuda." amin (LT)


Unnes Selenggarakan Kejuaraan Atletik

kejuaraaan atletik unnes
SeputarUnnes.Com. Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Fajar Mas Murni Athletic Club akan menyelenggarakan kejuaraan atletik tingkatm SD,SMP, SMA dan perguruan tinggi se Jateng pada 21 Desember mendatang. Untuk tingkat SD, nomor yang diperlombakan adalah sprint 60 meter (putra/putri) dan estafet 8x50 meter (putra/putri).

Adapun tingkat SMP diperlombakan sprint 100 meter (putra/putri) dan estafet 8x50 meter (putra/putri). Sedangkan SMA mata lomba meliputi sprint 100 meter (putra/putri) dan estafet 4x100 meter (putra/putri). Untuk perguruan tinggi akan diperlombakan sprint 100 meter (putra/putri) dan estafet 4x100 meter (putra/putri) serta pancalomba (100 meter, lompat jauh, lompat tinggi, lempar lembing, 800 meter).

Ketua panitia kejuaraan Dr Rumini Mpd mengatakan, kejuaraan ini sebagi wadah pembinaan atlet. Tiap sekolah atau klub maksimal mewakilkan tiga atlet tiap nomor yang dilombakan. ''Atlet yang terjun di nomor sprint 60 dan 100 meter diperbolehkan merangkap di estafet,'' jelas Rumini, Senin (9/12).

Dijelaskan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi diantaranya pembatasan usia. Untuk SD, atlet tidak boleh lebih dari 13 tahun, SMP 16 tahun, SMA 19 tahun, dan PT 30 tahun pada 15 Desember. ''Ini untuk menjaga sportivitas. Kami akan melakukan verifikasi secara ketat,'' tandas Rumini.
( Krisnaji Satriawan / CN34 / SMNetwork )

Sumber : suaramerdeka.com

Sandra Unnes Kampanyekan SM3T Bersama Mendikbud

Sandra Unnes Kampanyekan SM3T Bersama Mendikbud
Sandra Novita Sari, peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Semarang (Unnes), ditunjuk oleh Ditjen Dikti untuk mengampanyekan program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T). Bersama Mendikbud M Nuh, alumnus Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unnes itu bakal menjadi satu-satunya SM3T yang tampil di RCTI dalam acara “Acila”, Sabtu (29/6) pukul 13.00. 

Sebelumnya, Kamis (27/6), Sandra yang telah setahun mengabdi di Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur itu telah mengikuti pengambilan gambar awal di Studio 4 RCTI Kebunjeruk Jakarta. Jumat (28/6), bersama Birul Kodrati, mahasiswa UGM Yogyakarta penerima Beasiswa Bidikmisi, Sandra tampil di stan Dikti pada Pameran Pendidikan Kemdikbud. 

“SM3T dan Bidikmisi memang menjadi program unggulan Dikti dan keduanya diharapkan bisa bercerita kepada khalayak luas pada Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2013 di Jakarta ini,” ungkap Agus Susilohadi, Kepala Subdit Diktendik Ditjen Dikti.

Sekadar catatan, SM3T merupakan program pengabdian selama setahun bagi para sarjana pendidikan di daerah 3T di berbagai provinsi di Indonesia. Pada angkatan pertama 2011/212, unnes telah menyiapkan dan mengirimkan 250 sarjana ke Aceh Besar, Ende, dan Manggarai (NTT). Setahun mengabdi dengan bantuan biaya hidup Rp2,5 juta per bulan, setelah itu mereka ditarik kembali untuk mengikuti PPG berasrama selama setahun dengan biaya penuh dari pemerintah.

Sumber : sandrascoutnoryz.blogspot.com


Gosip Suara Hantu di Gedung C1 FIS Unnes

suara perempuan aneh di unnes
SeputarUnnes.Com, Penampakan suara wanita aneh di Gedung C1 UNNES , adalah salah satu judul Video yang beredar pada YouTube yang Dipublikasikan pada 26 Nov 2013, oleh acount Sigit Pandu, pada acara simulasi Seminar Nasional yang di adakan oleh jurusan Pkn.

Jika kita dengarkan, memang sangat aneh suara tersebut, ada 3 kali suara wanita yang masuk tertangkap oleh sound sistem yang di gunakan, Memang benar terdengar suara aneh yang memang bukan berasal dari pembicara seminar, jika penasaran silahkan di buka pada YouTube.

Setelah Tim SeputarUnnes.Com menyaksikan dan menilai, Tim memeberikan sebuah argumen bahwa suara tersebut berasal dari suara orang yg menggunakan telephon genggam (menelephon) dan masuk ke sistem audio, di perhatikan juga MIC yang di gunakan adalah MIC sistem Wireless dimana mic tersebut menggunakan sistem sinyal gelombang radio, kemungkinan suara aneh tersebut berasal dari itu, di karenakan suaranya merupakan nyanyian yang cukup merdu.

Memang benar suara aneh, tapi jangan parno ya... (TG)


Tiga Pendaki Unnes Kibarkan Merah Putih di Aconcagua

SeputarUnnes.com. Tiga Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (Unnes) kibarkan Merah Putih di puncak Aconcagua.  Ketiganya, Miftahul Ulum (23 tahun), Putra Tria Atmaja (22) dan Hermawati (22), sukses menaklukkan puncak gunung tertinggi di benua Amerika.

Berdasarkan komunikasi melalui sambungan internasional, ketiganya mampu mencapai puncak gunung berketinggian 6.962 mdpl, tepat pada tanggal 1 Desember 2013 lalu. “Karena kendala alat komunikasi dalam cuaca dingin, kabar keberhasilan ini baru dapat dikirimkan Selasa (3/12) kemarin,” ungkap Ketua Mahapala Unnes, Dwi Anggoro Saputro, Rabu (4/12).

Ia juga menjelaskan, ketiga anggota tim ekspedisi Aconcagua Mahapala Unnes ini bertolak dari Tanah Air menuju Buenos Aires, pada Kamis (14/11) lalu. Mereka mengawali pendakian gunung Aconcagua mulai 18 Nopember 2013 waktu setempat melalui camp Puente del Inca, Argentina. Setelah melaksanakan pendakian, ketiganya mampu menginjakkan kaki di puncak tertinggi gunung ini pada 1 Desember 2013, waktu setempat.

Anggoro juga menjelaskan, sejauh ini ketiga tim ekspedisi ini berada dalam kondisi yang masih fit dan cukup bagus untuk menuntaskan ekspedisi ini. “Mereka mulai melaksanakan perjalanan kembali ke camp Puente del Inca. Kami juga terus memantau perkembangan ini serta kondisi fisik mereka,” tambahnya.

Anggoro menambahkan, keberhasilan ke-tiga anggota Mahapala Unnes ini tak luput dari doa dan dukungan segenap masyarakat. “Kami berharap, kondisi ini dapat dipertahankan dan ketiganya dapat kembali ke Tanah Air sesuai dengan jadwal semula, 11 Desember 2013 nanti,” tambahnya.

Anggoro menambahkan, jalur perjalanan panjang yang terbagi dalam enam pos pendakian. Tiap-tiap pos bisa memakan waktu 8-10 jam perjalanan. Di antara mereka, hanya Miftahul Ulum yang telah memiliki ‘jam terbang’ menaklukkan puncak gunung di luar negeri. Mahasiswa fakultas teknik Unnes ini sebelumnya pernah menaklukkan puncak Elbrus di Rusia.

Sumber : republika.co.id

HImpro Teknik Mesin akan Gelar Mechanical Fair 2013

Himpunan Mahasiswa Profesi (Himpro) Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) UniversitasNegeri Semarang (Unnes) akan gelar mechanical fair 2013. Mechanical fair ini bagian dari program kerja himpro teknik mesin. Serangkaian kegiatan dikemas dalam seminar nasional, kajur cup, pelatihan mengemudi, dan malam inagurasi.

Kepada Unnes.ac.id (9/12), Ketua Himpro Hendra Prasetyo mengatakan, seminar nasional diagendakan tanggal 19 Desember 2013 di Auditorium Unnes, menghadirkan pembicara Mr Yoshinor katori (Duta besar jepang untuk Republik Indonesia), Ir H Toharso (Direktur utama pertamina retail), dan Prof H Soesanto (Pofessor Teknik Mesin Unnes).

Tema yang diusung “Konservasi energi untuk pembangunan berkelanjutan” ini juga menggelar “Kajur Cup” kompetisi futsal antar mahasiswa se jateng di futsal champion 14-15 Desember 2013 mendatang,” katanya.

Ia juga menuturkan, digelar pula pelatihan mengemudi bekerja sama dengan lembaga pelatihan mengemudi.
Closing ceremoni sebagai malam inagurasi, dan acara puncak rangakain kegiatan mechanical faior 2103, “akan dimeriahkan bintang tamu band indie semarang di depan E9 FT,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan, mechanical fair 2013 bertujuan memperkenalkan jurusan teknik mesin dan himpro teknik mesin ke khalayak umum. Sasaran kegiatan, mahasiswa Unnes, mahasiswa luar Unnes, dan umum. “Acara malam inagurasi tidak dipungut biaya sepersenpun alias gratis. Jadi ayo ramaikan mechanical fair 2013,” kata hendra pula.

Selengkapnya mengenai kegiatan mechanical fair 2013 dapat dilihat di himpromesin.blogspot.com

Sumber : unnes.ac.id