Showing posts with label mahasiswa. Show all posts
Showing posts with label mahasiswa. Show all posts

Friday, May 22, 2015

2 Mahasiswa & Dosen UMS Kunjungi Elektro UNNES

Rabu, 20 Mei 2015 – himprote.org.  2 Mahasiswa dan 2 Dosen prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta kunjungi Jurusan Teknik Elektro UNNES. Kunjungan ini sekaligus pertemuan mahasiswa dan kunjungan kepada Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Elektro terkait pembentukan Himpunan Baru. “Ini prodi baru, jadi belum punya jurusan mas” ungkap saudara eko salah seorang mahasiswa dari UMS.

Sebagai prodi baru tentunya masih belum memiliki himpunan resmi di ranah Universitas. Namun dengan kondisinya tersebut tak menyurutkan niat 2 mahasiswa baru ini untuk membuat Himpunan sendiri yang memang sesuai dengan disiplin ilmu yang mereka pelajari.
Kunjungan pertama disambut oleh Ketua Jurusan Teknik Elektro Drs. Suryono, M.T beserta sekretaris Jurusan Bapak Tatyantoro Andrasto. Setelah kunjungan akademik, 2 mahasiswa dan 2 dosen UMS itu kemudian menyempatkan untuk melakukan kunjungan himpunan yang dihadiri oleh 6 Fungsionaris Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Elektro.
Perbincangan hangat seputar agenda dan program kerja mewarnai pertemuan di siang itu. Harapannya kedua belah pihak bisa bekerja sama dan saling membantu satu sama lain.

Tuesday, April 28, 2015

Seminar Kebangsaan Guslat Teknik Racana Wijaya


Sebagai salah satu bentuk kepedulian dan wujud bakti kepada bangsa dan negara, UKM Pramuka Guguslatih Teknik Racana Wijaya Gugus Depan Kota Semarang 14.111 Gugus Depan Kota Semarang 14.112 Universitas Negeri Semarang bermaksud mengadakan seminar kebangsaan dengan tema Bangun Jiwa, Bangun Raga untuk Mempererat Persatuan Bangsa Indonesia”. Diharapkan seminar kebangsaan ini dapat: Memberikan pengetahuan dan informasi tentang Semangat Kebangsaan dalam mempererat persatuan bangsa untuk masyarakat pada umumnya dan mahasiswa Universitas Negeri Semarang pada khususnya, menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan yang saat ini mulai pudar.
Adapun pelaksanaan Seminar Kebangsaan 2015 pada:

Hari                 : Minggu
Tanggal         : 10 Mei 2015
Tempat           : Geraha Cendikia Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang

Uploaded by ( seputarunnes.com )

Monday, April 27, 2015

Rizal Visualkan Pahlawan Lewat Serutan Kayu

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah dan jasa para pahlawannya. Hal tersebut menginspirasi Muhamad Rizal Mustofa mahasiswa Jurusan Seni Rupa dalam mengekspresikan karya lukisnya. Melalui media serutan kayu dia lukis wajah-wajah pahlawan negeri ini. Mahasiswa Seni Rupa asal Jepara ini, memamerkan karya seni lukis dari limbah serutan kayu di lobi Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes, (23-26/4).
Melalui karya lukisnyanya, Rizal ingin menciptakan sesuatu yang berbeda dengan menggunakan serutan kayu segabai media melukis. Teknik kolase dipilihnya, yaitu menempelkan serpihan kedalam sebuah kanvas sehingga menjadi sebuah lukisan yang sangat bagus dan rapi.
Rizal mengungkapkan, proses penggarapan karya proyek studi tersebut memerlukan waktu kurang lebih satu setengah tahun, karena dalam penciptaan satu karya perlu waktu kurang lebih 1-2 bulan. “Kesulitan dalam pembuatan karya ini pada pemilihan warna serutan kayu, karena harus teliti dalam memadukan warna agar gradasi warna yang diciptakan halus,” katanya.
Warna asli kayu menambah estetika tersendiri dalam wujud wajah-wajah pahlawan. Memilih jenis dan warna kayu menuntut kejelian dan kesabaran mahasiswa berambut keriting ini. Untuk memperoleh warna coklat muda sampai tua dipilih serutan kayu jati, sedang untuk warna hitam kemerahan sampai hitam coklat kekuningan digunakan kayu sono keling. Dari keberagaman warna kayu tersebut dimanfaatkan pelukis untuk mencipta gradasi warna dalam karnyanya.
Sumber (www.unnes.ac.id)

Ribuan Mahasiswa Kumandangkan Sholawat

“Unnes Bersholawat 2015” dengan tema Perkokoh Harmoni NKRI dengan Sholawat dan Konservasi Budaya dalam rangkaian Dies Natalis Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang ke-50, diikuti oleh ribuan mahasiswa Unnes yang memadati lapangan Banaran Gunungpati Semarang, Jumat (24/4).
Hadir dalam kegitatan yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Rebana Modern (UKM Remo) Unnes tersebut Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Habib Umar bin Ahmad Al Muthohar, Habib Ali Zainal Abidin As Segaf. Prof Dr Fathur Rokhman (Rektor Unnes), Dr Bambang Budi Raharjo (Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan) dan para dekan di lingkungan Unnes.
Prof Fathur Rokhman mengajak semua mahasiswa untuk membudayakan bersholawat. “ sebagai mahasiswa dan warga Unnes selayaknya kita senantoiasa bershalawat kepada Nabi Mu¬hammad SAW sehingga Allah SWT berkenan melimpahkan rahmat-Nya, menghapuskan segala kesalahan, meninggikan derajat kita dan Unnes makin maju sejajar dengan universitas hebat di dunia,” ajak Rektor.
Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman dalam kegiatan tersebut juga memberikan penghargaan kepada pemenang kejuaraan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Unnes 2015 yang diselenggarakan pada Kamis (23/4).
Berikut juara 1 (pertama) perorangan tiap cabang MTQ; Tilawah (Yulfiani), Tartil (Milna Wafirah), Design Aplikasi Al-Quran (Muhammad Taqyuddin), Qiraah Sabah (Dian Siti Mawaddah), Khattil Quran (Syirajul Munir), Hifdhil Quran 1 Juz (Muhammad Iqbal Herdiyanto), Hifdhil Quran 5 Juz (Lia Hikmatul Maulana), Hifdhil Quran 10 Juz (Saifullah El faruq) dan LKTI Kandungan Quran (Ina Nurhasanah).
Juara 1 (pertama) cabang MTQ kelompok; Fahmil Quran (Syaifullah El Faruq, Syakir, Muhamad Iqbal), Syahril Quran (Naelatul Zulfa, Lina Idamatus Silmi, Lili Nur Indah Sari) dan Debat Kandungan Quran dalam Bahasa Inggris (Jefri Dian Andika, Indri Giriyanti), sedang untuk cabang Debat Kandungan Quran dalam Bahasa Arab sampai berita ini diturunkan belum ditetapkan juaranya.

Sumber (www.unnes.ac.id)

Sunday, April 26, 2015

Studium General Teknik Elektro 2015

Sabtu, 25 April 2015 Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Elektro berhasil melaksanakan acara Studium General Teknik Elektro dengan tema "Inovasi Teknologi, Jiwa Muda Berkreasi" mengusung materi tentang Techno Entrepreneur. Acara yang diselenggarakan di Graha Cendekia FT UNNES ini berhasil memikat seluruh mahasiswa baik di dalam UNNES maupun di luar UNNES.

"Peserta berasal dari berbagai jurusan baik dari dalam kampus maupun dari luar kampus. Diharapkan acara ini dapat memberikan ilmu bagi semua peserta sehingga mampu berinovasi dengan produk-produk teknologi" Ujar Septian EP selaku ketua Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Elektro UNNES. Dari 246 pendaftar hanya 180 peserta yang bisa mengikuti acara ini, mengingat kondisi ruangan yang sudah tidak memenuhi kuota.


Dalam kegiatan ini panitia mendatangkan pembicara dari Team Overclocking Indonesia, Vendor IT dan Team Kaspersky Indonesia. Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp.10.000,00 saja, peserta sudah bisa mendapatkan fasilitas sertifikat, snack, ilmu, voucher freshhasan, it's milk, chocobean dan lisensi kaspersky antivirus secara GRATIS. Banyak doorprize yang juga disediakan seperti Coolingpad, mouse, powerbank, Joystick PS dll.

Seperti yang dilaporkan ketua panitia, Dwi Budi Kristiono (PTE 2014) selaku ketua Panitia Penyelenggara mengatakan "kegiatan ini merupakan kuliah umum perdana dari HIMPRO Teknik Elektro UNNES sebagai program kerja departemen A dan sebagai kuliah tambahan di luar jam kuliah"

Berikut liputan dan dokumentasi kegiatannya
https://www.youtube.com/watch?v=QmICc1xDX2A

Acara ini didukung penuh oleh :
OC Indonesia, Kaspersky, Tech Titan, Paradiso Tour, Fresh Hasan, It's Milk, Chocobean

Diliput oleh : (Team seputarunnes.com)

GTT Fakultas Teknik UNNES 2015

Rabu, (1/4) pukul 07.00 Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang akan menggelar pembukaan Gebyar Teknik Terpadu (GTT) di halaman gedung E5.
Pra acara kegiatan diisi dengan penampilan Rebana, Tari Kreasi, dan KoloniTongkat. Kemudian diteruskan senam pagi bersama Rektor dan tamu undangan. Setelah itu jalan sehat dan arak-arakan keliling kampus Unnes finish di FT.
Ketika sampai di embung Rektor dan pimpinan akan menabur ikan sebanyak delapan kantong plastik. Setelah itu jalan sehat diteruskan sampai finish disambut hiburan di selingi pembagian doorprize diantaranya notebook, sepeda, dan TV.
HIMPRO TEKNIK ELEKTRO juga turut berkontribusi memeriahkan acara tersebut dengan mengisi STAND dan hiburan. Fotoboth yang kita buat juga menarik perhatian pengunjung baik dari dalam fakultas maupun dari luar fakultas
21321_688739417901719_6248577550526570334_n
20150401_105233a
Selain itu juga HIMPRO TEKNIK ELEKTRO mengadakan Service Software murah yang bertujuan untuk membantu teman-teman mahasiswa yang ingin melakukan perbaikan terhadap laptop maupun smartphone android. Harga yang ditawarkan sangat fantastik dibandingkan dengan service di tempat lain. HIMPRO teknik elektro juga membuka Electro Cafe yang diisi dengan penjualan minuman-minuman dingin dan juice. Hasil yang didapatkan rencana akan menjadi modal usaha himpro untuk selanjutnya mengingat kegiatan masih banyak yang menanti.
11120533_871555102905630_6564146546626603094_n
(Ketua HIMPROTE 2015 bersama DPM FT 2015)


Sumber : himprote.org

Sunday, March 22, 2015

Elektro Blog / Web Competition 2015

Kompetisi ini diselenggarakan untuk mengapresiasi mahasiswa Teknik Elektro yang mempunyai Blog/Web. Diharapkan dengan adanya perlombaan ini, mahasiswa Teknik Elektro dapat mengembangkan Blog/web yang dimiliki untuk berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi.

ORIGINAL
Blog/Web yang disubmit adalah milik mahasiswa Teknik Elektro sendiri (Bukan merupakan blog/web orang lain). Dengan dibuktikan dengan Akses Panel BLOG/WEB

CONTENT
Content yang ada didalamnya tidak mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Blog/Web yang disubmit minimal memiliki 2 artikel tentang teknologi

TIME
Submit BLOG/WEB dimulai tanggal 15 – 31 Maret 2015 pada laman www.himprote.org/blog dengan menyertakan informasi mahasiswa terkait.

PENGUMUMAN
Pengumuman akan dilaksanakan pada tanggal 1 April 2015 bertepatan dengan DIES NATALIS FAKULTAS TEKNIK UNNES 2015 di STAND HIMPRO Teknik Elektro

JUARA KATEGORI BLOG : Domain dan Hosting 1 Tahun, Sertifikat & Uang Pembinaan
JUARA KATEGORI WEB  : Perpanjangan Domain dan Hosting 1 Tahun, Sertifikat & Uang Pembinaan

Submit on : www.himprote.org/blog

Monday, June 16, 2014

Mahasiswa Unnes Dorong Desa Jarum Jadi Ikon Batik Alam

Klaten – Empat mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M) mendapat dukungan dari Direktorat Perguruan Tinggi (Dikti) untuk mengampanyekan Desa Jarum, Bayat menjadi “ikon batik alam” di Indonesia lewat Festival Batik Alam Ramah Lingkungan.

Bagi tim PKM-M Unnes yang beranggotakan, Guruh Tri Utomo jurusan Bahasa Jawa, Doni Pratama jurusan Manajemen, Laily Nur Iffah Sari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, dan Marselina Herdra Jatiningsih jurusan Pendidikan Administrasi Perkantoran, yang semuanya berasal dari Klaten, merasa sentra batik tulis di Desa Jarum, Bayat, berbeda dengan daerah lain.

“Batik tulis Jarum memiliki keunikan tersendiri. Proses pembuatannya, terutama motif dan bahan pewarna batik, berasal dari unsur alam. Misalnya, untuk warna hijau diambil dari daun pandan,” kata Guruh Tri Utomo (20), ketua panitia sekaligus ketua tim PKM-M Unnes.

Guruh menambahkan, melalui Festival Batik Alam, ternyata Desa Jarum memiliki paket wisata komplit. “Mulai dari batik kayu, layah watu, kesenian kuda lumping, dan berbagai sanggar seni tari, yang merupakan potensi desa untuk menawarkan paket wisata komplit kepada wisatawan,” tambahnya.

Melalui festival yang bertajuk “Bersama Desa Jarum Lestarikan Batik Ramah Lingkungan,” lanjut Guruh, kami ingin “menyentil” Pemkab Klaten. “Lewat ‘sentilan’ ini otomatis pemerintah akan semakin sinergis dengan warga untuk mengusahakan Desa Jarum sebagai ikon batik alam di Indonesia,” ujar mahasiswa Unnes asal Wonorejo, Bulusan, Karangdowo ini kepada Timlo.net, Minggu (15/6), di sela-sela festival.

Sumber : timlo.net

Tuesday, January 21, 2014

Memadukan Puisi, Musik, dan Teater

Diam-diam seorang cowok cupu berambut klimis, berkemeja kotak-kotak dengan celana cingkrang lengkap dengan kacamata berbingkai tebal itu memperhatikan cewek cantik bergaya modis yang sedang duduk di taman. Malu-malu ia mendekati lalu duduk di samping cewek yang sedari tadi asyik dengan gawainya.

Mencoba memberanikan diri, si cowok terus melipir agar bisa duduk berdekatan dengan si cewek. Hmm, tapi sayangnya belum sempat sekelumit sapaan keluar dari mulut si cowok, si cewek keburu pergi meninggalkannya.

Cowok itu kesal. Bukan pada si cewek. Tapi pada dirinya sendiri yang berpenampilan cupu. Beberapa kali ia pun mencoba mengubah penampilannya jadi sosok cowok yang lebih gaul. Yap, kurang lebih kayak gitu sajian teatrikal kelompok Mas GunĂ­s Family dalam musikalisasi puisi yang mereka sajikan di Gebung B6 FBS Unnes, Minggu (19/1).

Dalam puisi bertajuk ''Sajak Kecil tentang Cinta'' karya Sapardi Djoko Damono, si pembaca puisi Aifa Hasanah (20) tampil dengan ekspresi menawan menyampaikan pesan kecil tentang cinta bahwa untuk mencintai seseorang, kamu nggak harus menjadi siapa pun, tapi tetaplah menjadi kamu yang sesungguhnya.

Yup, ''mencintaimu harus menjelma aku'' seperti baris akhir puisi yang dibawakan mahasiswa semester tiga Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unnes itu. Sebanyak 29 kelompok yang nggak lain adalah mahasiswa semester tiga Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unnes menampilkan musikalisasi puisi dalam acara bertajuk ''Gelar Karya Musikalisasi Puisi 2014.''

Di acara yang digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (18-19/1), tiap kelompok menyajikan karya musikalisasi puisi dengan model pengemasan yang beragam.

Ekspresi Lisan Sastra

Ada yang menggubah puisi menjadi sebuah lagu dan ada pula yang mengombinasikan dengan musik bahkan penampilan teatrikal yang apik. Salah seorang penonton Evi Yuliana (20) yang takzim menyimak pertunjukan tersebut memberi komentar. ''Menarik, nggak monoton membaca puisi aja. Pastinya, aku jadi nggak kesulitan mencerna isi puisi.

Soalnya ada beberapa yang menggambarkan penafsiran puisinya lewat teatrikal. Penampilan mereka kreatif dan cakep deh,'' tutur cewek yang mbela-belain datang menyaksikan pementasan meski hari hujan. Nah, dalam musikalisasi puisi tersebut para penampil diuji kemampuannya dalam menyampaikan pesan puisi dengan baik, entah lewat musik atau seni teatrikalnya.

Pemilihan musik yang senada alias klop dengan puisi yang dibawakan serta kualitas dan kekuatan vokal personal dalam bernyanyi ataupun membaca puisi juga tak luput jadi pertimbangan penilaian sebagai tugas akhir mata kuliah Ekspresi Lisan Sastra. ''Nggak gampang rupanya.

Selain harus fokus dengan penampilan panggung baik gerak tubuh dan mimik wajah, kekuatan vokal atau suara juga penting. Karena nggak terbiasa dengan penampilan panggung, lebih-lebih kudu menyanyi, aku sempat merasa kesulitan,'' ungkap Tirza Andina Theoriska (19), seorang peserta yang menyanyikan syair puisi karya Sapardi Djoko Damono berjudul ''Yang Fana Adalah Waktu.''

Dari aksi panggung musikalisasi puisi itu, Hestri Arfi P(19) menuturkan bahwa ia mendapat pengalaman berbeda dalam mempelajari bahasa, terutama sastra Indonesia.

Yap, benar banget, nggak berhenti pada aktivitas membaca, tapi ada tantangan lain saat mereka dituntut untuk menghasilkan karya dari aplikasi ilmu kebahasaan yang telah mereka peroleh dari membaca.

Sumber : SuaraMerdeka.com, Oleh Ike Purwaningsih

Kampus dan Tempat Wisata

Banyak sekali tempat yang mungkin bisa dijadikan  me-refresh otak untuk mahasiswa di UNNES yaitu :


Yang pertama yakni climbing wall yang berada di belakang auditorium Unnes, mungkin selain menjadi tempat kegiatan mahapala Unnes jika di buka untuk umum mungkin akan menimbulkan antusias positif dari masyarakat umum di luar Unnes ini erupakan daya tarik tersendiri dari Unnes. selain itu Lekmapala Fakultas Teknik Unnes juga mahir membuat lintasan Flying Fox meskipun hanya terpaut beberapa meter saja tapi dalam acara GTT ini menarik beberapa pengunjung untuk mencobanya.

Selain itu juga Fakultas teknik juga memiliki menara yang memang di pergunakan untuk kegiatan Lekmapala itu sendiri. Menara ini di gunakan untuk kegiatan lekmapala yakni di antaranya adalah flying fox dan jumping air dari puncak menara tersebut tak sedikit mahasiswa yang tertarik untuk mencobanya.
Embung Unnes dengan di tambah beberapa wahana air di embung akan menimbulkan rasa tertarik dan juga bisa menguntungkan untuk mahasiswanya sendiri, mungkin mahasiswa yang benar-benar butek dengan tugas kuliah yang tak kunjung selesai ungkin ahasiswa bisa memanfaatkannya dengan me-refresh otak dengan jalan-jalan ke wahana air embung meskipun sangat impossible jika di buat tapi tidak ada salahnya untuk di coba. mahasiswa tidak perlu pergi jauh-jauh untuk menyegarkan otak sementara   hanya dengan pergi ke embung kita bias sedikit bersenang-senang dengan adanya sedikit hiburan. Jadi selain embung di jadikan untuk kolam ikan tapi juga bisa di manfaatkan untuk tempat wisata kecil-kecilan. Ungkin juga di buat jala masuk lain menuju ke embung karena jika kapus mulai di tutup tapi masih banyak orang yang ingin ke ebung untuk sedikit me-refresh otak seperti hal yang pernah saya alami ketika saya akan keluar dari sana sekiranya butuh pengorbanan dengan melopat pagar penutup jalan.

Rumah kupu-kupu juga sebenarnya juga enarik untuk di kunjungi selain untuk wisata edukasi dimana kita disana di beritahukan tentang bagaimana kupu-kupu itu berkembang biak dan bagaimana cara untuk mengebangkan kupu-kupu yang engalai kepunahan. Dimulai dari telur kupu-kupu yang di simpan oleh pengelola lalu mulai berubah menjadi ulat yang keudian ulat-ulat tersebut di pindahkan ke dalam kebun yang memiliki jaring sekitarnya. Dan pada saat ulat mengalai masa menjadi kepompong, kepompong tersebut di kumpulkan dan di sipan di tempat yang sama yang keudian di sesuaikan dengan posisi sebelumnya pada tangkai yang di tempatinya. Setelah menjadi kupu-kupu dan kiranya sudah cukup banyak, pihak pengelola pun melepaskan beberapa lupu-kupu tersbut ke alam. Di dalm rumah kupu-kupu yang diberi nama ”Butterfly Sanctuary” juga meiliki etalase besar berisikan kupu-kupu yang sudah di awetkan.

Apabila beberapa tepat tersebut di realisasikan dan dibuka untuk umum mungkin Unnes juga banyak pengunjung dan makin diketahui oleh orang-orang awam. Dan ini juga berguna untuk mahasiswa yang membutuhkan tepat untuk menyegarkan pikiran selain menjadi tempat edukasi bebrapa tempat tersebut juga bermanfaat untuk wisata.

Sumber Tulisan dan Gambar : firdarahmaaa.blogspot.com